Bingung di Persimpangan Jalan
Oleh: Baskara Ahmaad Pagiku pahit, sepahit kopi yang kuseduh sendiri—tak semanis kopi milik tetangga. Setiap pagi aku terbangun disambut oleh kicauan burung, sekaligus beragam “kicauan” lainnya. Ada yang mampu menghadirkan semangat dan kebahagiaan, namun tak jarang pula yang membuat rapuh, seakan memupuskan harapan untuk hidup. Namun, apakah aku akan menyerah? Hidup memang sering kali tidak berjalan sesuai harapan dan keinginan. Terkadang penuh kepahitan, tantangan, serta kebingungan. Membandingkan diri dengan orang lain jelas bukanlah solusi, sebab setiap orang memiliki porsi dan tujuan hidup masing-masing. Tugas kita hanyalah terus melangkah dan mencoba, tanpa takut gagal. Bukankah kegagalan merupakan awal dari kesuksesan? Bukankah ia adalah bagian dari sebuah proses? Ingatlah masa kecil kita, ketika berusia 3–7 tahun. Saat itu, kita selalu berani mencoba banyak hal tanpa takut pada konsekuensi dan tanpa mengenal rasa gentar. Mengapa sekarang kita mudah goyah? Padahal cita-cita...