KETIKA PRINSIP DIJUAL MURAH : WAJAH ASLI BUDAYA PRAGMATISME POLITIK DI INDONESIA
Oleh : Zaely Putrawan (Ketua IPNU PAC.KEDIRI) BUDAYA PRAGMATISME POLITIK Budaya politik nasional kita terperosok dalam dekapan kapitalis birokrat yang lahir dari rahim-rahim pragmatisme tanpa martabat dan idealisme. Hal demikian justru membuat publik miris untuk berpikir tentang masa depan republik ini. Program kerja, janji manis, dan gagasan yang diucapkan ketika hendak menjadi wakil rakyat selalu saja diingkari setelah mereka duduk di birokrasi pemerintahan. Semua yang digambar-gemborkan dalam wajah kampanye, menjadi kata tanpa laku. Orientasi kebijakan mereka pun selalu saja berbeda jauh dengan apa yang telah diidealkan. Keberadaan politisi dalam struktur pemerintahan dewasa ini cenderung selalu menempatkan diri di atas masyarakat. Mereka juga sering merasa lebih penting menjadi abdi negara dan kekuasaan, daripada menjadi pelayan atau abdi rakyat yang seharusnya Lebel itu mereka terima. Posisi birokrasi acap k...